Minggu, 01 Oktober 2017

3 Hal yang Perlu Kamu Pertimbangkan Saat Memotong Rambut Poni

Di saat rambut panjangnya sedang tanggung, mungkin kamu kerap merasa gregetan. Dipotong, jadi makin pendek. Kalau diikat terus, kadang penampilan tak maksimal. 

Baiknya diapakan ya? Nah, ada satu cara ampuh nih yang bisa kamu lakukan untuk membuat rambut kamu tampak ‘menyenangkan’ dan tak bikin kamu kesal: potong poni. Memotong poni bisa mengubah penampilan dan kamu mungkin tak lagi merasa terganggu dengan rambut yang panjangnya tanggung. Jika bentuk rambut kamu sudah tak berbentuk, poni bisa mengakalinya. Untuk beberapa gaya rambut, kamu bisa tetap menggunakan poni atau menjepitnya. Fleksibel deh!

Sebelum kamu memutuskan untuk memotong poni, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui. Poni memang memberi nilai plus pada penampilan, namun jangan hiraukan kemungkinan buruk yang akan timbul jika memotong poni. Cek tiga hal ini dulu.

1. Memiliki Kulit Berminyak atau Mudah Berjerawat

Jika jenis kulit kamu ada di antara dua ini, hmm, kamu harus lebih hati-hati ketika memotong poni. Kulit yang berminyak mudah sekali membuat pori-pori kamu tersumbat. 

Jika pori-pori tersumbat, mungkin kamu jadi lebih mudah berjerawat. Karena poni menutupi kening (yang merupakan area T-zone), ada kemungkinan minyaknya akan bercampur dengan debu yang menempel pada rambut. 

Kulit pun akan semakin kotor. Nah, hal ini semakin diperparah jika kamu punya kebiasaan mencuci rambut tiap dua hari sekali. Rambut yang kotor dan berminyak akan memengaruhi kulit.

Kalau kamu tetap ingin memotong poni, sebaiknya kamu memerhatikan kebersihan rambut. Bilas conditioner dengan bersih agar tidak ada residu yang tersisa. Hindari juga menggunakan minyak rambut di bagian poni. Kalau kamu tak biasa mencuci rambut tiap hari, pastikan saja kamu hanya mencuci bagian poninya.



2. Rambut Tipis

Tiap wanita pasti punya karakter rambut yang berbeda; ada yang tebal namun ada juga yang tipis. Nah, jika memutuskan untuk memotong poni, kamu juga harus mempertimbangkan karakter rambut. Kalau punya rambut tipis, poni bisa semakin membuat rambut kamu tampak semakin kempis. 

Solusinya, kamu bisa mengambil area rambut yang lebih banyak untuk membuat poni lebih bervolume. Setelah keramas, kamu juga bisa mengeringkannya dengan hairdryer dan sisir bulat untuk mengangkat akarnya sekaligus membentuknya lebih bouncy.

3. Punya Bentuk Wajah Sempit Atau Bulat

Sudah menentukan gaya poni seperti apa yang kamu suka? Eits, gaya poni favorit belum tentu cocok dengan bentuk wajah kamu. Pertimbangkan hal ini juga sebelum memotong poni. Kalau kamu punya bentuk wajah yang terlalu bulat, poni bisa membuat area wajah yang terlihat semakin mengecil. 

Kalau punya area kening yang sempit, misalnya, poni juga akan membuat wajah terlihat penuh jika dipotong dengan panjang yang tak pas. Sebaiknya, kamu mencari tahu dulu bentuk poni yang pas dengan bentuk wajah kamu. Apakah poni samping, poni rata, atau poni dengan helaian yang menjuntai?

Sumber : https://www.vemale.com/cantik/107526-3-hal-yang-perlu-kamu-pertimbangkan-saat-memotong-poni.html

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 3 Hal yang Perlu Kamu Pertimbangkan Saat Memotong Rambut Poni